Sekilas Tentang Tari Pendet Bali

Jika Anda sudah pernah berkunjung ke Bali pasti sudah tidak asing dengan 2 tarian khas Bali yaitu Tari Pendet dan Tari Legong. Untuk tari legong sudah saya bahas di artikel sebelumnya, jadi untuk artikel kali ini kita akan coba mengenal lebih jauh tentang tari pendet. Anda yang tertarik dengan bidang seni tari tidak ada salahnya mengetahui sekilas mengenai deskripsi tari Pendet ini.

Tari Pendet Bali

Tari Pendet berasal dari daerah Bali. Pengertian dari tari Pendet ini sendiri adalah tarian khas yang dilakukan untuk penyambutan. Tari Pendet berasal dari daerah dengan mayoritas masyarakat yang beragama Hindu sehingga tarian ini sangat kental dengan ritual adat keagamaan umat Hindu.

Saat ini tarian ini banyak ditarikan sebagai pertunjukan selamat datang untuk menyambut wisatawan-wisatawan yang berkunjung ke Bali. Kesenian tari Pendet Bali ini banyak ditekuni oleh anak-anak maupun remaja karena gerakan tari Pendet yang anggun dan dinamis. Tari Pendet hanya dilakukan oleh penari wanita berpakaian tradisional dan diiringi oleh musik gamelan khas Bali.

Sejarah Tari Pendet

Seperti telah disebutkan sebelumnya, asal tari Pendet ini adalah dari Provinsi Bali. Tarian tradisional ini sudah ada sejak zaman dahulu dan masih sering ditarikan hingga saat ini. Asal usul tari Pendet ini pada awalnya merupakan tarian yang dilakukan pada upacara keagamaan yaitu Upacara Piodalan.

Upacara ini dilakukan di tempat-tempat suci seperti pura ataupun tempat suci milik para keluarga di Bali. Makna tari Pendet ini awalnya adalah sebagai ritual penyambutan. Gerakan-gerakan pada tari Pendet menceritakan tentang bagaimana menyambut para dewa dari khayangan yang turun ke bumi. Masyarakat Hindu di Bali pada zaman dahulu sangat lekat dengan kepercayaan tentang dewa-dewa yang akan turun ke Bumi pada saat-saat tertentu.

Seiring dengan perkembangan zaman, seorang seniman asli Bali yaitu I Wayan Rindi mengubah tarian Pendet ini menjadi tarian penyambutan untuk tamu-tamu istimewa yang datang ke Bali. Berkat gubahan tari Pendet yang dilakukannya, saat ini tari Pendet dapat dilakukan kapan saja tidak terbatas ketika ritual adat keagamaan.

I Wayan Rindi membuat formasi jumlah penari tari Pendet sebanyak 4 orang. Setelah itu ada seniman lainnya yaitu I Wayan Baratha yang kembali menyempurnakan tari Pendet untuk penyambutan ini dengan menambah satu orang penari lagi sehingga formasinya menjadi 5 orang.

Pertunjukan Tari Pendet

Tarian ini dilakukan oleh 5 orang penari wanita yang menggunakan baju adat tradisional Bali. Penari wanita yang melakukan tarian ini biasanya adalah remaja-remaja putri. Saat ini kesenian tari Pendet tidak hanya dapat dipelajari oleh masyarakat Bali, tetapi sudah banyak pula dipelajari di daerah-daerah lain di Indonesia.

Properti Tari Pendet

Fungsi tari Pendet sendiri saat ini ada 2 yaitu fungsi sebagai tarian religius dan tarian balih-balihan atau hiburan. Tari Pendet yang berfungsi untuk hiburan saat ini lebih banyak dilakukan daripada fungsinya untuk acara-acara adat keagamaan.

Para penari menggunakan kostum tari Pendet yang berupa seperangkat busana adat yang terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

1. Kemben

Ini adalah pakaian yang terbuat dari kain dan berfungsi menutupi bagian tubuh penari dari mulai bagian dada sampai dengan pinggang. Busana tari Pendet ini biasanya menggunakan warna-warna yang terang dan berani seperti perpaduan warna merah dan emas.

2. Tapih

Tapih ini merupakan kain jarik yang dililitkan dibagian tubuh sebagai pakaian bawahan penari. Kain ini dililitkan ke seluruh bagian tubuh bawah mulai dari pinggang sampai sekitar mata kaki. Kain ini dikencangkan ke bagian tubuh dengan menggunakan stagen agar tidak melorot selama pementasan.

3. Selendang

Selendang ini berupa kain yang dililitkan ke tubuh si penari. Selendang ini biasanya dibuat dengan warna dominan merah maupun kuning yang biasanya dikenal sebagai Kacrik Prade

Penari tarian Pendet umumnya menggunakan riasan putri halus. Jenis riasan ini dapat memberikan aksen pada wajah sehinga terlihat lebih tegas sesuai dengan karakter yang diinginkan pada tarian. Selain kostum utama penari dan tata riasnya, masih ada pula beberapa aksesori pelengkap lainnya yang digunakan oleh penari Pendet. Pementasan tari ini dilakukan dengan menggunakan properti tari Pendet berupa :

4. Gelang

Aksesori ini bukan menjadi barang wajib yang harus dikenalan oleh penari Pendet. Akan tetapi beberapa penari menggunakannya sebagai penyempurna penampilan agar terlihat lebih serasi dan menarik. Gelang ini juga dipilih dengan warna yang serasi dengan keseluruhan kostum yang dikenakan.Biasanya gelang dibuat dari perak namun dilapisi dengan warna emas.

5. Hiasan Kepala

Penari Pendet biasanya tidak lepas dari hiasan kepala. Hiasan kepala ini biasanya dibuat dari rangkaian bunga-bunga seperti bunga kamboja, cempaka, mawar ataupun bunga lainnya. Penggunaan hiasan kepala sebagai pelengkap kostum ini membuat tampilan penari lebih terlihat cantik dan anggun. Susunan bunga untuk hiasan kepala ini tidak dibuat dengan sembarangan. Ada aturan khusus mengenai jenis bunga serta susunan yang digunakan.

6. Bokor

Bokor adalah wadah atau nampan kecil yang digunakan untuk menaruh bunga serta sesajen. Bokor ini tidak boleh lepas dari tangan penari. Biasanya bokor dibawa dan dipegang pada tangan kanan penari selama pementasan.

7. Bunga dan sesajen

Bunga-bunga ini dibawa oleh para penari di dalam wadah kecil yang disebut juga sebagai bokor. Sesajen berupa bunga ini nantinya akan ditaburkan oleh para penari kepada para tamu sebagai ungkapan penyambutan atau selamat datang.

Gerakan Tari Pendet

Tarian Pendet yang dilakukan untuk tujuan hiburan memiliki komposisi gerakan yang sudah dimodifikasi. Gerakan tari Pendet sendiri terdiri dari gabungan antara gerakan kaki, tangan serta tubuh bagian atas seperti pundak. Gerakan-gerakan ini bertumpu pada 3 gerak umum tarian Bali yaitu tangkep, agem dan tandang.

Gerakan Tari Pendet

Agem adalah gerakan pokok tari Bali yang berupa sikap pokok yang tidak berubah. Sikap agem ini bisa dibedakan berdasarkan arahnya dan jenis kelamin penarinya. Tandang merupakan cara penari berpindah dari satu gerakan pokok ke gerakan lainnya. Perpindahan ini harus dilakukan dengan halus dan baik agar tarian terlihat indah dan serasi. Terakhir, tangkep adalah ekspresi wajah dari penari. Tari Bali khususnya Pendet merupakan tarian yang dinamis yang juga harus dihayati melalui ekspresi wajah.

Ada banyak gerakan-gerakan yang ada pada tari khas Bali ini. Gerakan-gerakan ini dibedakan menjadi gerakan tangan, kaki, kepala, badan dan leher. Beberapa ragam gerak tari Pendet ini diantaranya :

1. Gerakan Kaki

  • Ngumbang : gerakan dasar berupa berjalan
  • Tayog : gerakan berjalan dengan bergoyang
  • Nyeregseg : gerakan bergeser dengan cepat
  • Tayog demang : gerakan berjalan dengan meletakkan tangan di pinggang

2. Gerakan Tangan

  • Nepuk kampuh : gerakan tangan menekan kamen di dada
  • Ngaweh : gerakan tangan melambai
  • Mungkah lawang : gerakan yang dilakukan di awal sebagai pembuka tari
  • Nabdab gelung : gerakan tangan meraba gelungan

3. Gerakan Badan

  • Ngotag pinggang : gerakan menggoyangkan bagian pinggang
  • Ngotag pala : gerakan menggoyangkan bagian leher
  • Ngotag dada : gerakan menggoyangkan bagian dada
  • Neregah : gerakan mendorongkan badang ke bagian depan
  • Lelok : gerakan rebah kiri dan kanan secara bergantian

4. Gerakan Leher

  • Ngelidu : gerakan menoleh ke arah kanan dan kiri
  • Ngepik : gerakan leher rebah ke arah kanan dan kiri
  • Ngetget : gerakan melihat ke arah bawah
  • Nyulengek : gerakan melihat ke arah atas

5. Gerakan Jari

  • Manganjali : gerakan tangan menyembah
  • Jejiring : gerakan jari bergetar dengan halus
  • Nuding : gerakan jari menunjuk
  • Ngutek : gerakan menunjuk-nunjuk
  • Nyempurit : gerakan ibu jari melekat di jari tengah

Selain gerakan, pola lantai pada tarian ini juga perlu dipelajari bagi Anda yang tertarik menjadi seorang penari Pendet. Pola lantai tari Pendet ini tergolong tidak rumit. Pola yang digunakan pada tarian ini hanya berkisar antara pola lurus, pola berbentuk huruf V, pola menghadap ke samping kanan dan pola menghadap ke samping kiri.

Keunikan Tari Pendet

Keunikan Tari Pendet

Setiap tarian tradisional di Indonesia pasti memiliki karakteristik serta keunikannya tersendiri. Ada hal-hal khusus yang dapat dengan mudah membedakan satu tarian dengan tarian lainnya. Pada tari Pendet khas Bali ini ada beberapa keunikan tersendiri yang bisa Anda temukan, diantaranya :

1. Penari yang begerak dengan gemulai namun tetap dinamis dan ekspresif.

Anda akan menemukan penari tarian Pendet ini begerak dengan meliuk-liukkan badan dengan gemulai namun tetap energik mengikuti iringan musik tradisional.

2. Gerakan mata yang ekspresif.

Hal ini menjadi keunikan yang tidak Anda temukan pada tarian tradisional lain di Indonesia. Pada tarian Pendet ini ada gerakan yang dinamakan seledet yaitu menggerakkan bola matake arah kanan dan kiri secara cepat dan tegas.

3. Hampir semua anggota tubuh ikut bergerak dalam tari Pendet.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa gerakan pada tari ini meliputi hampir seluruh bagian tubuh mulai dari tangan, kaki, badan, leher hingga jari. Kombinasi dari seluruh gerakan tubuh ini menciptakan serangkaian tarian yang anggun namun semangat, sangat cocok sebagai tarian untuk menyambut tamu-tamu yang datang ke Bali.

Selain itu tarian tradisional biasanya diiringi dengan alunan musik tradisional asal daerah tersebut. Pada tari ini iringan musik menggunakan gamelan Bali. Gamelan Bali terdiri atas beberapa instrumen tradisional seperti reyong, bende, kempu, tarompong, petuk, kendang wadu, cengceng, kendang lanang, jublag, kantil serta gong kebyar. Selain gamelan menggunakan gong kebyar, tarian ini juga bisa diiringi oleh jenis gamelan angklung ataupun gamelan lainnya.

Biasanya tari Pendet dilakukan dengan durasi sekitar 8 menit, oleh karena itu selama 8 menit ini musik akan terus menerus dimainkan mengiringi para penari berlenggak-lenggok. Tari ini bisa dilakukan dengan tempo yang cepat ataupun lambat sesuai dengan iringan musik gamelan yang digunakan.

Video Tari Pendet

Mungkin Anda penasaran bagaimana sebenarnya tari pendet itu, mari langsung saja kita simak video tarian pendet Bali berikut ini :

Mempelajari tarian ini tidaklah sulit. Belajar tari Bali ini selain dapat memperkaya wawasan budaya Indonesia juga dapat melatih fisik serta rasa percaya diri. Dibutuhkan ketekunan dalam berlatih untuk dapat menjadi penari yang mahir. Anda bisa mempelajari Tari Pendet di sanggar-sanggar tari ataupun belajar secara otodidak melalui video tari Pendet di internet. Era serba internet saat ini sudah sangat memudahkan pertukaran informasi, sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan video latihan tari Pendet untuk pemula.

3