All About Online

Intip Strategi Promosi Offline yang Masih Efektif Hingga Zaman Now

0

Di era digital kini, strategi pemasaran dalam perusahaan dapat dilakukan oleh berbagai media, baik online maupun offline. Online marketing merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa melalui internet. Lalu, masih efektifkah offline marketing saat ini? Berikut beberapa strategi offline marketing yang terbukti masih efektif.

Memberikan Souvenir Promosi

Strategi ini masih lazim dilakukan hingga saat ini. Umumnya, sebuah perusahaan akan membagikan souvenir kepada klien, supplier, dan rekanannya barang-barang souvenir yang ada tertera logo atau merek produk perusahaan tersebut.

Barang yang diberikan umumnya barang yang digunakan sehari-hari, dengan harapan logo perusahaan tersebut akan sering dilihat oleh orang lain juga. Semakin banyak dan semakin sering dilihat, tentu semakin dikenal perusahaan tersebut.

Salah satu contoh yang sedang trend adalah souvenir powerbank. Wajar saja, karena hampir semua orang pakai gadget smartphone yang tentunya butuh powerbank. Apalagi powerbank merupakan barang yang memang sering dibawa-bawa orang, bisa dicetak custom logo, sehingga cocok sekali dijadikan barang promosi.

Sebarkan Pamflet dan Brosur di Tempat Paling Ramai

Biaya untuk melakukan strategi ini memang cukup murah. Hanya butuh biaya fotokopi saja. Anda bisa tempelkan pamflet atau menyebarkan brosur itu di tempat-tempat strategis. Hal penting dan tak boleh anda lupakan adalah copywriting-nya. Pastikan kata-kata dalam pamflet atau brosur itu menggugah pembacanya untuk tertarik dan beraksi. Tapi jangan lupa disesuaikan, karena bentuk pamflet atau brosur dibatasi ukuran kertas.

Berpartisipasi dalam Sebuah Pameran

Sebuah event atau pameran akan menempatkan Anda di dalam sebuah kompetisi. Dari sebuah pameran, Anda dapat mempelajari strategi saingan Anda, memeriksa materi pemasaran mereka, dan umumnya mendapatkan wawasan nyata terhadap keunggulan pemasaran mereka. Tentu saja, pameran dagang juga merupakan peluang luar biasa untuk memamerkan produk Anda dan memasarkan perusahaan Anda. Memperluas jaringan dengan profesional lain dan mencari peluang untuk tumbuh dengan bekerja bersama.

Bagikan Kartu Nama

Melakukan promosi atau pemasaran toko online via offline yang paling sering dilakukan adalah dengan membagi bagikan kartu nama toko online Anda. Anda bisa memberikan kartu nama anda dengan menyelipkannya ke teman, tetangga, atau diselipkan pada saat Anda mengirimkan paket pesanan pelanggan Anda. Anda juga bisa memberikan kartu nama anda sekaligus memperkenalkan produk anda kepada masyarakat secara langsung.

Selain ke dalam networking, Anda juga bisa membagikan kartu nama saat melakukan event atau pameran. Dalam kegiatan tersebut banyak orang yang datang bertujuan untuk networking. Kartu nama adalah salah satu senjata andalan selain pamflet dan juga brosur.

Membagikan Sampel Produk

Selanjutnya, secara offline Anda dapat menyebarkan tenaga untuk membagikan sampel produk ke berbagai lokasi. Konsumen akan mengetahui apa saja sampel tersebut dan bagaimana manfaatnya sesuai kebutuhannya? Jadi Anda pun dapat memanfaatkan sampel tersebut untuk membuat konsumen mengenal produk dan percaya dengan khasiat produk yang dijual tersebut.

Sebenarnya, offline marketing masih tetap diperlukan meski online marketing sedang populer dan memberikan pengaruh besar bagi masyarakat. Karena, Online marketing tidak dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Memperkuat Jaringan Distributor dan Agen

Jika produk Anda dipasarkan di toko-toko atau supermarket secara retail, strategi ini sangat cocok. Sebagai produsen atau manufaktur, Anda tidak bisa memasarkan sendiri produk Anda hingga seluruh pelosok daerah. Akan lebih efisien jika Anda bekerjasama dengan distributor lokal untuk memasarkannya ke toko-toko.

Watertec contohnya, salah satu brand kran air polymer yang hadir di Indonesia. Meskipun melakukan pemasaran secara online juga, tetapi Watertec tetap menganggap penting kemitraan dengan distributor dan agen dalam penetrasi produk kran air ke pasaran. Tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana agar produk kran airnya bisa tersedia di berbagai toko bangunan sehingga ikut memperkuat brand awareness produknya.

Kesimpulannya, meski pengguna internet mencapai 3 miliar orang, namun masih ada lapisan masyarakat yang tidak / belum mengerti internet. Artinya, dari total 7 miliar penduduk dunia ada 4 miliar orang yang masih belum aktif internet. Jadi, untuk menjangkau 4 miliar orang tersebut, Anda tetap diperlukan offline marketing.

Leave A Reply

Your email address will not be published.