All About Online

Inilah Informasi Penting Seputar Alas Kedaton Bali

Hampir semua wilayah di Bali adalah destinasi wisata, baik di bagian selatan, bagian barat, dan bagian lainnya. Salah satu daerah di Bali yang juga cukup banyak pilihan wisatanya adalah Tabanan. Di Tabanan Anda akan menemukan wisata Alas Kedaton Bali.

Alas Kedaton Bali atau biasa disebut dengan Pura Alas Kedaton Bali merupakan wisata religi yang ada di Tabanan yang didalamnya ada Pura untuk beribadah umat pemeluk agama Hindu.

Pura-pura di Alas Kedaton ini diketahui telah dibangun sejak dahulu kala, tepatnya pada saat zaman megalitikum. Alas Kedaton Bali adalah wisata yang direkomendasikan ketika Anda ke Bali, dari Kota Denpasar Anda akan melakukan perjalanan sejauh 35 an kilometer untuk bisa sampai ke Alas Kedaton Bali.

Alas Kedaton Bali sendiri terletak di Kabupaten Tabanan, tepatnya berada di Desa Kukuh, di Kecamatan Marga. Jika Anda sudah mantap mampir ke Alas Kedaton Bali, mari kita kenal lebih lanjut tentang wisata yang satu ini.

Dibangun pada zaman megalitikum kuno, perkiraan tepatnya dibangun pura ini pada tahun 1178 setelah Masehi. Diketahui juga bahwa pura-pura yang berada di Alas Kedaton ini dahulu dibangun oleh Mpu Rajakertha. Didepan dan dibelakangnya ada sejumlah empat pintu. Fungsi pintu gerbang ini tak lain untuk masuk dan keluar para pengunjung.

Bentuk dari halaman pura ini cukup berbeda dengan pura lainnya di Bali. Pada umumnya, pura Hindu memiliki halaman utama lebih tinggi daripada halaman depannya. Tidak pada Pura Alas Kedaton ini, pura di Kabupaten Tabanan ini justru memiliki halaman utama lebih rendah daripada halaman depan.

Di Alas Kedaton Anda tak hanya akan menemui pura saja, di dalamnya ada patung dan bangunan suci atau pelinggih. Dua patung utama yang ada di dalam Alas Kedaton ini adalah patung Durga Mahisasura Mardhani dan patung Dewa Ganesha.

Patung Durga di sana memiliki delapan tangan yang membawa pisau besar, panah, penghalau lalat, gadha, trisula, busur panah, kadga, dan memegang lembu yang ditungganginya. Sedangkan patung yang satunya, patung Dewa Ganesha, merupakan penggambaran Dewa Ganesha yang duduk di atas bunga Padma dengan tangan memegang belalai, tasbih, dan kapak.

Alas Kedaton Bali juga biasa digunakan untuk upacara, adapun upacara yang dilakukan disana adalah Upacara Piodalan. Upacara Piodalan ini diadakan setiap sepuluh hari setelah Hari Raya Kuningan. Perbedaan yang cukup mencolok dari kegiatan upacara di Alas Kedaton dengan upacara di tempat lain adalah tidak adanya Kwangen dan dupa selama berlangsung.

Selain upacara, patung, pura, dan hal-hal di atas, ada juga monyet atau kera yang berada di dalam Alas Kedaton. Monyet di dalam Alas Kedaton ini sifatnya ramah dan akan mendekati pengunjung yang datang.

Pasalnya, biasanya pengunjung akan memberi mereka kacang atau makanan lain untuk mereka. Meski begitu, tetap saja disarankan untuk berhati-hati karena bisa saja monyet-monyet tersebut marah atau merasa tidak nyaman dengan pengunjung.

Paket Wisata Oleh Joglo Wisata

Untuk pergi ke Alas Kedaton, Anda bisa menggunakan paket wisata Bali. Paket wisata Bali akan memudahkan Anda soal transportasi, tiket masuk, dan bahkan tour guide. Joglo Wisata sudah menyediakan berbagai paket wisata Bali yang bisa Anda pilih, salah satunya paket wisata ke Alas Kedaton Bali. Segera saja hubungi dan konsultasikan apa yang Anda butuhkan atau inginkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.