All About Online

Inilah Alasan Utama Mengapa Kemang Selalu Jadi Pilihan Ekspatriat?

Daerah Kemang, Jakarta Selatan, merupakan salah satu daerah elit di Jakarta. Kawasan ini juga menjadi favorit bagi para ekspatriat. Lingkungan yang asri dan nyaman dengan deretan alternatif banyaknya hotel di kemang, menjadi alasan mengapa kawasan ini dipilih oleh para Warga Negara Asing (WNA) untuk bermukim di sana.

Dipenuhi Restoran yang Dekat dengan Hotel Murah

Di Kemang kita bisa nemuin banyak tempat makan. Gourmet Kemang, merupakan salah satu favorit yang menawarkan berbagai jenis makanan baik yang bertemakan Western ataupun Asian. Koktail yang ditawarkan di tempat ini pun dibuat dengan kualitas yang baik dan bahan-bahan yang segar.

Bagi yang ingin makan sambil menikmati suasana pemandangan yang unik, mungkin Koi Kemang bisa menjadi alternatif pilihan. Restoran ini dibangun dengan gaya arsitektur yang hangat dan suasana trendy

Kedai kopi

Banyak pebisnis dan pengunjung kawasan Kemang punya budaya untuk minum kopi yang tinggi.Di Kemang banyak ditemui kedai kopi yang menawarkan berbagai jenis minuman kopi. Contohnya seperti Cafe Komunal 88 yang dapat menyajikan berbagai pilihan minuman kopi. Lalu juga ada kedai Goni Coffee yang siap menyajikan seduhan kopi dari biji kopi lokal.

Bagi penikmat kopi Indonesia, di Kemang juga ada sebuah kedai kopi bernama Kopi 89. Konsumen bisa menikmati secangkir kopi hitam tradisional sambil menikmati suasana interior cafe yang unik, simpel namun tetap elegan.

Dunia malam

Kendati Kemang merupakan daerah perumahan, di sana juga banyak terdapat banyak bar yang menawarkan berbagai hiburan menarik. Beberapa pertunjukan besar bisa dinikmati di Parc 19 dan Colony Building. Penikmat musik keras bisa menyambangi Beer Brother.

Properti di Kemang

Harga properti di Kemang relatif mahal. Survey dari portal global Lamudi harga apartemen di pusat area Kemang sekitar US$190 ribu dengan tiga kamar tidur. Dan harga sewanya dengan ukuran yang sama perbulannya mencapai US$6.782. Banyak diantaranya berbentuk hotel, salah satu yang favorit adalah POP! Kemang.

Sementara untuk harga rumah dengan empat kamar tidur dengan luas 350 m2 mencapai US$ 1.600.000  dengan harga sewa US$ 55.000.

Kemang Yang Kian Bertumbuh Sebagai Daerah Kreatif, “Borju” &  Inovatif

Kesan sebagai kawasan ekonomi kreatif Kemang di jakarta Selatan nampaknya semakin kuat sejalan semakin tumbuh-suburnya berbagai jenis kafe, restoran, dan night club.  Tercatat ada lebih dari 80-an kafe telah hadir di kawasan yang di zaman dulu banyak dihuni oleh etnis Betawi ini.

Seperti ditulis Majalah properti Indonesia (MPI) edisi Juli 2016, Kemang dikenal sebagai kawasan tempat tinggal orang bule ini juga dianggap daerah borjuis, hedonis atau pun kehidupan eksekutif kelas menengah atas Jakarta.  Kemang menjadi ikon pusat industri kreatif.

Urusan kuliner misalnya, Kemang telah menjadi miniatur dunia. Berbagai masakan (cuisine) hadir di sana. Mulai dari cita rasa Indonesia hingga mancanegara. Di Kemang juga kemudian sering kali diselenggarakan aneka festival. Salah satunya festival Palang Pintu yang digelar sepanjang jalan Kemang Raya.

Banyak toko yang menyediakan berbagai kerajinan tangan dengan kualitas ekspor. Pemilik toko tersebut adalah distributor atau reseller bagi industri kerajinan tangan yang diproduksi dari berbagai daerah di Indonesia. Kemudian tumbuh apa yang disebut sebagai co-working space, ruang kantor bersama.

Konsep berkantor yang bisa di sewa harian, mingguan dan bulanan bagi konsultan, disainer, arsitek yang ingin menghemat biaya sewa kantor dan staf. Kemang menjadi tempat berkumpulnya pelaku ekonomi kreatif. Para pelaku industri kreatif juga memilih Kemang sebagai markasnya. Sebut saja salah satu perusahaan marketplace terkemuka macam bukalapak.com. Kemudian perusahaan ojek online, Go-Jek.

Begitu Go-Jek booming, Kemang dipilih sebagai kantor manajemen perusahaan ojek online tersebut. Bisnis dan Hunian Makin tingginya minat untuk tinggal dan berbisnis di koridor Jalan Kemang Raya dan sekitarnya di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, membuat harga properti di sana terus naik dari tahun ke tahun.

Ekspatriat asal Eropa, Amerika, Jepang, Korea Selatan dan beberapa negara di Asia Tenggara mendominasi pasar sewa di sana. Lingkungannya yang masih hijau, serta aksesnya yang mudah ke berbagai pusat kegiatan di Jakarta termasuk kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) di Sudirman– Gatot Subroto–Kuningan, membuat mereka betah tinggal di Kemang.

Bagi ekspatriat, ketersedian rumah sewa makin terbatas. Akibatnya, sewanya terus naik. Dalam tiga tahun terakhir, telah terjadi kenaikan harga sewa dan harga jual cukup signifikan di kawasan Kemang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.