All About Online

Fakta Penting Keputihan Berlebihan yang Harus Diketahui

Keputihan sudah akrab dengan setiap wanita. Kasusnya selalu dialami karena sebab-sebab tertentu. Jika hal tersebut sudah terjadi secara berlebihan, maka terdapat hal-hal sebagai penyebabnya yang harus Anda ketahui. Tak hanya itu, cara mengatasi dan membersihkan area genital juga harus dipahami dengan baik. Semua itu dirangkum dalam fakta penting dalam penjelasan dibawah ini.

Fakta Penting Keputihan Berlebihan yang Harus Diketahui

  1. Terjadi Jika Kelembaban di Area Genital Meningkat

Area genital memang lebih lembab dari bagian tubuh lainnya, sehingga jika terlalu lembab bisa menyebabkan keputihan berlebihan. Akibatnya, jamur dan bakteri bisa berkembang subur di sana karena kondisinya sesuai dengan ekosistemnya.

Umumnya, bakteri baik adalah yang berkembang di sana, seperti Lactobacillus dan Corynebacterium. Kedua bakteri inilah yang memproduksi acetic acid dan lactic acid. Lapisan atas vagina menghasilkan glikogen yang bekerja sama dengan bakteri untuk mengatur pH vagina. Jika membersihkan vagina dengan antiseptik, bisa menyebabkan terlalu basa dan keputihan.

  1. Terjadi Karena Stres

Meskipun sudah rajin mandi dan membersihkan area kewanitaan, tetap saja keputihan bisa muncul jika mengalami stres berlebihan. Kasus ini terjadi karena perubahan hormon yang dipicu oleh peningkatan tekanan atau stres. Jadi, kontrollah emosi diri agar jangan sampai stres demi kesehatan organ kewanitaan juga.

  1. Dialami Saat Menjelang Menstruasi

Secara normalnya, keputihan juga terjadi menjelang menstruasi. Cairan yang muncul ini tidak berbau dan berwarna bening. Hal ini menjadi tanda bahwa Anda akan memasuki masa menstruasi. Peningkatan hormon juga berpengaruh pada kondisi ini. Tentu saja cairan yang dihasilkan punya intensitas yang berbeda dari setiap individu.

  1. Dialami Saat Berhubungan Intim

Keputihan yang merupakan cairan yang dikeluarkan vagina ini juga muncul di saat berhubungan intim. Hal ini disebabkan adanya sekresi yang disebabkan aktivitas hormonal. Intensitas produksi cairan ini memang berbeda-beda dari setiap individu. Cairan yang dihasilkan saat berhubungan intim ini juga bertekstur cair, tidak berbau, dan bening.

  1. Berada dalam Kondisi Abnormal

Keputihan terjadi dalam kondisi normal dan abnormal. Beberapa kondisi abnormal ini disebabkan oleh aktivitas jamur dan bakteri jahat. Beberapa kasusnya adalah ditemukannya yeast, terkena trichomoniasis, dan terserang bakterial vaginosis.

Yeast ini adalah kondisi keputihan abnormal yang disebabkan oleh jamur candida albicans yang bisa tumbuh saat kondisi imun berkurang. Parasit Trichomous vaginitis juga menjadi pemicu penyakit seksual trichomoniasis dan menghasilkan cairan kekuningan yang berbau. Bakterial vaginosis juga disebabkan karena tidak hati-hati menjaga kebersihan area genital.

  1. Harus Dibersihkan dengan Cara Tepat

Fakta berikutnya tentang keputihan yang berlebihan ini adalah cara membersihkan vagina atau area genital perempuan yang harus tepat. Anda harus berhati-hati dalam merawat kebersihan area genital. Pasalnya, jamur dan bakteri lebih sering bersarang apabila terlalu lembab.

Untuk itu, jangan gunakan pakaian ketat dan bersihkan vagina dengan pembersih alami dan jangan antiseptik. Mengapa? Pemakaian antiseptik atau pembersih berbahan kimia bisa menghilangkan bakteri baik dan menyebabkan vagina terlalu basa, sehingga justru semakin lembab yang menyebabkan keputihan berlebih.

Semua hal tersebut merupakan fakta penting dalam kasus keputihan yang pasti dialami setiap wanita. Jika berlebihan, pasti terdapat beberapa penyebabnya. Terdapat kasus yang normal dan abnormal tersebut juga harus dibedakan agar bisa lebih waspada. Jika kondisinya sudah parah sampai berbau dan berwarna lain, segeralah periksakan diri ke dokter.

Leave A Reply

Your email address will not be published.